Sabtu, 12 Juli 2025

Kenapa Aku Memilih Unschooling

Beberapa orang bertanya, “Jadi anakmu nggak sekolah ya?” Aku menganggukkan kepala lalu menjelaskan pelan-pelan, “Iya, tapi bukan karena kami anti sekolah. Justru karena kami senang belajar makanya kami memilih unschooling.” Meski kadang mereka masih memandang kami kasihan, seolah kami tak mampu membayar uang sekolah untuk anak kami.

Buatku, unschooling bukan tentang menghindari bangku sekolah. Bukan pula sekadar “belajar di rumah”. Lebih dalam dari itu, ini tentang memercayai anak. Tentang memberi ruang untuk rasa ingin tahunya tumbuh, tanpa terburu-buru.

Kamis, 10 Juli 2025

Sehari Jadi Peternak Cilik

Di balik suara ayam berkokok dan riuh setiap pagi, ada tangan-tangan mungil di rumah yang penasaran banget tentang dunia peternakan. Akhir tahun lalu, kami mengunjungi peternakan ayam di daerah Sleman, karena suamiku ada rencana untuk pelihara ayam skala kecil untuk konsumsi pribadi. Ternyata kami sebutuh itu dengan telur ayam, Seminggu habis 2 kg sendiri. Tapi memang menurut beberapa penelitian telur ayam ini sumber protein yang baik, dan harganya cukup terjangkau. Makanya suamiku punya ide untuk perlihara ayam sendiri.



Waktu diajak survei, tentulah anak-anak senang dengan suara ayam, Iona paling suka ngejar ayam kecil. Kalau Aika lebih suka eksplorasi kandang ayam, lompat kesana kemari. Sebelum Pemilik peternakan sebel karena ayamnya nampak ketakutan, aku angkut anak-anak ke luar kandang, dan bermain di halaman depan bersama ayam kecil.

Kamis, 13 Februari 2025

World Read Aloud Day

Setiap Rabu pertama di bulan Februari, pegiat Read Aloud di seluruh penjuru dunia merayakan Hari Membaca Nyaring Sedunia. Menarik ya, bahwa kegiatan ini tidak diselenggarakan di tanggal khusus melainkan diperingati setiap Rabu pertama di bulan Februari. 


Lalu sebenarnya apa itu read aloud dan apa saja yang dilakukan? Baca sampai selesai, siapa tahu ada hal menarik yang kamu baru tahu!

Jumat, 10 Mei 2024

Harga Mahal Perjuangan Literasi

Saat ini pendidikan di Indonesia kembali berfokus pada literasi, numerasi dan sains. Semacam siklus yang kembali lagi dari awal. Dulu ibuku selalu cerita kalau di sekolahnya mempelajari 3 pelajaran itu, di sekitar awal tahun 1950an. Karena memang fondasi awal menjadi pembelajar sepanjang hayat dari ketiga dasar tersebut.


Di zamanku masuk SD sekitar tahun 1990an, materi yang diajarkan cukup banyak. Mulai dari PPKN, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, dsb. Kurikulum memang mengalami banyak perubahan lintas dekade. Tapi syukurnya sekarang pembelajaran kembali disederhanakan lewat literasi, numerasi dan sains.

Sabtu, 27 April 2024

Nasi Padang

Siapa yang nggak kenal nasi padang, makanan dari Sumatera Barat ini sudah terkenal di lokal maupun internasional. Sampai ada lagunya nasi padang, lho! Yang mengejutkan lagi, yang bikin lagunya tuh orang Norwegia. Sejatuh cinta itu kayaknya sama nasi padang. Kalian cek aja pakai keyword: nasi padang song



Kayaknya dari Sabang sampai Merauke sudah familiar dengan makanan yang kaya akan rasa dan bumbunya nikmat banget.

Jumat, 26 April 2024

Belum Punya Mobil

Setelah tujuh tahun menikah dan punya dua anak, kami masih belum punya mobil. Sebetulnya ada beberapa orang terdekat yang menyarankan kami agar segera mengambil kendaraan roda empat itu. Aku memahami kepedulian mereka, karena rasanya nggak aman dan nyaman motoran berempat dengan anak-anak. 


Beda cerita kalau misalnya kami tinggal di negara lain dengan fasilitas transportasi umum yang memadai dan nyaman. Mungkin memiliki mobil bukan jadi salah satu hal yang perlu disegerakan ketika punya anak.
Back to Top